Postingan

Menampilkan postingan dengan label Wanita yang Kembali

NONFIKSI #1 SEGELAS CAPPUCCINO DI HARI BERHUJAN

Gambar
Bismillaah... Aku tidak benar-benar tahu, bagaimana definisi romantis itu sesungguhnya. Kadang aku melihat, seorang teman mendapatkan kejutan sederhana yang cukup menyenangkan mata. Atau teman lainnya yang mendapat sebuket bunga, cokelat, dan secarik ungkapan cinta. Ada juga yang sekedar dibawa berkeliling ke tempat wisata. Ada banyak cara. Namun tujuannya sama, yaitu membahagiakan pasangan kita.

WANITA YANG SENANTIASA KEMBALI KEPADA SUAMINYA

Gambar
Saya masih ingat dengan salah satu doa seorang kerabat yang menghadiri pernikahan kami sekitar dua tahun silam. “Bahagia selalu ya, Ukh.” Begitu katanya dengan ekspresi sumringah yang sangat kentara. Bahagia selalu, bisa bermakna semoga selalu diliputi oleh kebahagian. Tetapi, selalu bahagia bukan berarti tanpa konflik ‘kan? Setidaknya itu yang saya terjemahkan. Karena rasanya nihil, sebuah pernikahan mampu bertahan tanpa ada masalah yang mengiringi. Pemicu konflik dalam rumah tangga sangatlah beragam. Apalagi diawal-awal pernikahan, dimana setiap pasangan tengah mencoba mendalami dan memahami karakter masing-masing. Bahkan keadaan bisa menjadi semakin rumit saat dibumbui oleh karakter wanita yang sangat halus dan perasa, tak jarang masalah justru semakin melebar. Oleh karena itu, rasanya tidak cukup mengandalkan sikap lembut dan penuh pengertian dari sang suami untuk menyelesaikan masalah. Si istri juga harus mau menaklukan egonya untuk mengerti bahwa setelah wanita m...