Pertama.. Sorry to say yaa.. Aku seharusnya publish tulisan ini selesai tarawih hari kedua. Qadarullaah sakit aku kambuh jadi baru tengah malam aku posting. Semoga dimaklumi. Maafkeun >.< Okey, lanjut!! Hari ini terjadi obrolan yang absurd banget (menurut aku) tentang hal baru yang mulai aku sukai (lagi) belakangan ini. Menulis. Hingga akhirnya, bincang ringan via whatsapp kami membawa kepada petikan percakapan itu.
Beberapa bulan lalu, timeline facebook maupun instagram sedang ramai oleh berita meninggalnya seseorang. Lebih tepatnya, seorang artis tenar ibukota. Banyak yang bersedih, kaget, dan tidak menyangka bahwa ia akan pergi di rentang usia yang tidak terlalu tua. Dengan penyakit yang begitu menyakiti fisiknya. Banyak yang tidak menduga bahwa ia akan pergi membawa segala rasa sakitnya. Terlepas dari siapa dan apa penyakit yang dideritanya. Sewajarnya sebagai muslim, kita harus bisa mengambil pelajaran dari peristiwa yang beliau alami. Tentang semangat juang yang luar biasa untuk tidak menyerah terhadap penyakit yang sedang dideritanya. Pun tentang kuasa Allaah yang tidak bisa ditawar oleh manusia, yaitu ajal . Kematian yang telah digariskan tidak akan tertunda oleh kesuksesan. Pun tidak akan dipercepat sekalipun manusia mengalami beragam penderitaan. Maka tidak akan ada yang mampu menghalau takdir Allaah kepada setiap hamba-Nya ketika Allaah 'azza wajalla telah berkehendak. ...
Komentar
Posting Komentar