Pertama.. Sorry to say yaa.. Aku seharusnya publish tulisan ini selesai tarawih hari kedua. Qadarullaah sakit aku kambuh jadi baru tengah malam aku posting. Semoga dimaklumi. Maafkeun >.< Okey, lanjut!! Hari ini terjadi obrolan yang absurd banget (menurut aku) tentang hal baru yang mulai aku sukai (lagi) belakangan ini. Menulis. Hingga akhirnya, bincang ringan via whatsapp kami membawa kepada petikan percakapan itu.
2017 . Tak terasa waktu berjalan dan berlalu melewati hari-hariku. Ada banyak hal, peristiwa, maupun perasaan, yang telah aku kecapi hingga detik ini. Semuanya mengandung hikmah berupa petikan pelajaran dan pengalaman tentang dua hal, yakni kesuksesan dan kegagalan seorang insan. Aku mengalaminya dan harus dipertanggungjawabkan kelak, termasuk tentang sukses dan gagalnya aku mengatur media sosialku. 2007 . Ini masa pertamaku mengenal media sosial. Berawal dari mIRC , lalu berlanjut kepada Friendster, MySpace, hingga akhirnya aku mengenal Facebook . Itu hanya sebagian media sosial yang aku ingat saat masih remaja. Kemudian terus diikuti oleh tren media sosial yang lainnya hingga saat ini. Tempat dimana seorang pemudi seperti aku (tampak) bebas menyampaikan hal-hal yang disukai dan dibenci. Sepuluh tahun berlalu sejak aku menghidupi media sosialku. Banyak hal yang telah aku lakukan bersamanya. Sesuatu yang menggambarkan jatuh bangun seorang hamba Allaah. Dimana aku pernah mel...
Komentar
Posting Komentar