REMINDER #2 ADA DOA DALAM NAMAMU
Teruntuk anakku yang shalih..
Ummi tidak pernah menyangka bahwa engkau akan begitu cepat menyapa. Tak memberikan jeda untuk Ummi merasa resah. Tentang bagaimana dirimu nanti. Atau tentang kesanggupan Ummi dalam mendidik dan merawatmu kelak.
Tepat 9 bulan 10 hari kau tepati waktumu. Hadir guna mengisi relung hati Abi dan Ummi. Dengan syukur dan bahagia yang jujur. Deraan sakit kala melahirkanmu seolah tak membekas. Sirna terbawa haru akibat tangismu kala itu. Dan kecemasan Abi-mu tampak terbayar lunas tatkala ia kumandangkan adzan pada telingamu. Alhamdulillaah.
Teruntuk engkau yang menyejukkan mata orang tua..
Tak butuh lama bagi Abi untuk menyematkan sebuah nama padamu. Satu kata yang ia sukai. Pun nama yang Ummi senangi. Nama sederhana yang telah terencana bahkan sebelum engkau ada dalam rahim ini.
'Abdullah. Begitulah Abi memanggilmu pertama kali. Hanya berselang menit sejak kelahiranmu. 'Abdullah Ibnu Auliya. Lengkaplah dirimu mewarisi nama Auliya, Abi-mu.
Duhai anakku yang sesungguhnya hamba Allaah..
Tentramlah engkau dengan nama itu. Karena didalamnya ada cinta orang tuamu. Pun ada doa dalam namamu. Sebuah kata sarat makna. Bahwa kau harus mengingat, hakikatmu lahir ke dunia. Jati dirimu adalah hamba Allaah, selayaknya arti namamu 'Abdullah.
Tak perlu engkau malu, anakku. Sekalipun dunia berkata, namamu adalah tempo dulu. Gaya gaul tak tersemat dalam artianmu. Pun kata 'Abdullah tak sepopuler Teuku Wisnu. Tapi itulah jati dirimu. Agar engkau terus merekam, hamba Allaah adalah tugasmu. Seperti harap Abi dan Ummi dulu.
Belajarlah, Abdullah. Dari Rasulullaah, Sang Kekasih Allaah. Manusia terbaik itu memberikan nama yang sama kepada putranya. Pun kepada putra pamannya. Juga ia sematkan 'Abdullah kepada keturunan Zubair dan 'Asma, seorang anak yang pertama lahir di Madinah dari kalangan muhajirin. Maka belajarlah dari suri teladanmu itu, bahwa Nabi Muhammad juga mencintai namamu.
Teguhlah anakku, dengan tujuan diciptakannya dirimu. Beribadahlah selayaknya seorang hamba. Dan abdikanlah diri kepada Allaah sepantasnya sahaya. Raihlah rahmat-Nya dengan ketakwaan semata. Sampailah ke surga dengan kerendahan hatimu sebagai manusia. Lalu, jangan pernah lupa. Berilah syafa'at bagi orang tuamu kelak. Bukan hanya dunia, tapi yang terpenting adalah akhirat.
Duhai, Hamba Allaah..
Ingatlah baik-baik namamu. Jadilah makhluk yang pantas dengan itu. Biarkan Pencipta-mu senang dengan hadirmu. Buatlah teladanmu merasa puas dengan perilakumu. Dan buktikanlah bahwa Abi dan Ummi adalah orang tua yang tepat mendidik anak shalih sepertimu. Jadilah seperti doa kami kepadamu, 'Abdullah.
Wallahu'alam.
Ibnu Umar radhiyallahu‘anhu dari Nabi shallallahu‘alayhi wasallam, beliau bersabda, “Sesungguhnya nama yang paling dicintai Allah adalah Abdullah dan Abdurrahman.” (HR. Muslim No. 2132)
Sumbawa, 07 April 2017
Ummu 'Abdullah
Ummu 'Abdullah

Bisa nih dipake.. next kalo anak gw lakik Ndah.. xixixi..
BalasHapusditunggu kabar plus plus nya ya wi^^
Hapus